technopreneurship

Technopreneurship, Kita Kupas Peluang Di 2021

Terlintas saya ingin membahas tentang technopreneurship ? Padahal ini masih pagi pagi tapi saya jadi tertarik pada bisnis teknologi yang sekarang masih gencar gencarnya.

Mungkin beberapa dari kamu yang membaca artikel ini sudah tidak asing tentang istilah technopreneurship. Apa sih technopreneurship ini ?

Kita akan kupas dan semoga menjawab pertanyaan kamu semua. Mulai dari pengertian sampai peluangnya bahkan kita juga akan menyinggung perkembangannya di indonesia.

Yang jadi pertanyaan adalah apa perbedaan entrepreneur dengan technopreneur ? Itu juga yang ingin kita bahas pada artikel ini.

Baca Juga : Cara Menjadi Freelancer

Apa Itu Technopreneurship ?

Sebelum membahas apa itu technopreneurship tentu saja kita harus mengetahui definisi dari techopreneur itu sendiri supaya mendapatkan pandangan yang lebih luas lagi.

Technopreneur sendiri berasal dari 2 kata yang di gabungkan yaitu techno (teknologi) dan enterpreneur (kewirausahaan). Terus tinggal di tambah dengan kata ship yang dalam bahasa inggris artinya adalah kapal. Jadi saya sendiri menyimpulkan bahwa artinya adalah tempat bernaung wirausaha teknologi.

Kalau salah jangan di tiru wkwk karena itu merupakan kesimpulan yang saya ambil sendiri.

Namun jika menilik lebih jauh memang ini semacam wirausaha di bidang teknologi. Prosesnya adalah sebuah kombinasi dari teknologi dan kewirausahaan.

Apa Bedanya Dengan Enterpreneur ?

Perbedaan yang paling mendasar adalah technopreneur tidak cuma menjual barang dengan persaingan bisnisnya relatif sangat ketat, mungkin seketat celana dalam.

Mereka menjual barang yang mampu menjadi substitusi maupun komplemen dalam kemajuan peradaban manusia. Tidak jarang juga mereka menjual sebuah solusi untuk manusia di seluruh dunia.

Pentingnya Technopreneurship ?

Dulu mungkin teknologi dianggap sepele oleh sebagian banyak orang apa lagi orang tua kita di indonesia. Namun kemungkinan tersebut tidak bisa di ganggu lagi sekarang.

Technopreneurship saat ini memiliki peran yang sangat penting dalam pemanfaatan teknologi untuk mempermudah berjalannya peradaban saat ini.

Beberapa manfaat yang bisa kamu simpulkan mengapa technopreneur dianggap penting sekarang ini.

Terciptanya Banyak Lapangan Pekerjaan

Yakinlah lapangan pekerjaan sekarang tersebar luas bahkan jika kamu hanya berdiam diri di kamarmu bisa menghasilkan keuntungan luar biasa.

Banyak start up yang merupakan hasil dari technopreneurship. Tentu saja menciptakan lapangan pekerjaan yang jumlahnya tidak sedikit.

Ini juga yang menyebabkan technopreneur memiliki dampak yang cukup besar yang bisa di gunakan untuk mengurangi jumlah pengangguran dan menyelesaikan masalah lapangan pekerjaan.

Bisa juga untuk menghindari sebuah demo masyarakat terkait penuhnya pekerjaan.

Tidak Peduli Jarak

Seperti yang saya bilang di atas, bahwa kamu bisa bekerja lewat rumah maupun kamarmu. Jadikan kamarmu adalah kantor yang nyaman untuk bekerja.

Baca Juga : Web Developer dari Gaji Profesi Freelance Sampai Tugasnya

Technopreneurship ini biasanya menggunakan teknik remote. Semacam kamu menghidupkan televisi namun dengan jarak yang jauh yaitu menggunakan remote control.

Ya seperti itulah.

Mengapa ini penting ? tentu saja karena pemuda sekarang sudah malas bergerak, yang mereka inginkan adalah turun hujan beserta uang.

Meningkatnya Sumber Daya Lokal

Biasanya start up yang pertama kali dalam pantauannya adalah bagaimana caranya menyelesaikan masalah masalah di dalam masyarakat.

Kita ambil salah satu start up digital seperti gojek dan grab. Mereka menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan kendaraan umum.

Dengan menggunakan teknologi mereka, kita sekarang jadi lebuh mudah untuk bertransportasi umum, kesana kemari menjadi mudah.

Dan bisa kamu bayangkan bahkan kamu bisa memesan makanan hanya dengan menekan sebuah tombol pada layarmu. Mengesankan bukan ?

Melejitnya Ekonomi

Bukan bualan palsu lagi, ekonomi akan melejit sangat pesat jika kita mampu menggunakan technopreneurship ini.

Banyak lapangan pekerjaan baru baguss juga untuk menyokong perekonomian negara yang mungkin saat ini sedang tidak baik baik saja.

Contoh Technopreneur

Contoh nyata dari seorang technopreneur sudah sangat banyak yang bisa kita ambil kesimpulan. Mereka yang berkecimpung di dunia teknologi seperti gojek dan lain sebagainya.

Lebih lengkap lagi seperti beberapa nama di bawah ini.

Mark Zuckerberg

Bagaimana bisa seorang mahasiswa menciptakan sebuah start up yang hanya menggunakan modal kamar kosan saja ? Tentu ini adalah sebuah kisah dari kesuksesan facebook.

Bill Gates

Technopreneur ini merupakan pendiri sekaligus pemenang penghargaan sepanjang masa Microsoft. Beliau adalah salah seorang yang paling kaya selama beberapa tahun belakangan ini.

Baca Juga : Apa Itu Programmer

Steve Jobs

Seperti pada namanya yaitu jobs yang artinya banyak pekerjaan wkwk, Piss Bercanda. Tapi siapa sih yang tidak mengenal pendiri apple ? Berawal dari sebuah garasi rumahnya kemudian terciptalah start up ini.

Elon Musk

Seorang Milyader yang telah di anggap sebagai tech geeks, beliau juga merupakan CEO SpaceX, Paypal dan maharaja TESLA. Elon selalu menyemangati seorang technopreneur yang suka mengambil resiko.

Peluang Technopreneur Di Masa Sekarang

Masih sangat dini untuk runtuhnya sebuah kewirausahaan ini bahkan untuk hitungan tahun kedepan akan semakin pesat.

Sekarang ini adalah tahap awal bahkan masa masa peralihan kepada teknologi.

Lantas Bagaimana Menjadi Technopreneurship Sampai Sukses ?

Setelah panjang dan lebar artikel ini akhirnya kita sampai juga pada bagaimana caranya menjadi seorang techopreneur yang sukses.

Mungkin ini adalah pendapat saya pribadi yang bahkan belum sukses dalam bidang ini. Namun sedang saya terapkan secara bertahap.

Bangun Tim

Kamu butuh tim untuk membangun start up tidak cuma kamu sendiri, karena otak yang kamu miliki tidak akan mampu untuk menampung semua masalah yang ada di dunia.

Paling tidak kamu butuh 2 sampai 5 orang yang kamu benar benar percaya untuk membangun kewirausahaan ini.

Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah

Ya, bukan rahasia umum jika kamu di haruskan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah karena kamu akan membuat perusahaan yang berhubungan dengan masyarakat.

Strategi

Seorang entrepreneur juga harus menyusun strategi, begitu pula dengan technopreneur. Contohnya seperti strategi persaingan pasar dan lain lain.

Baca Juga : Belajar Kotlin Dari 0

Penutup

Mungkin cukup segitu dulu karena saya sedang ada perkuliahan jadi tidak bisa banyak banyak kita sambung lagi di artikel selanjutnya. Sampai jumpa kembali dan terima kasih ya, babay.




Terima kasih sudah membaca artikelnya, tetap semangat jalani harimu meskipun dunia bertolak belakang dengan keinginanmu. Dan jangan lupa ngopi supaya sadar pahitnya dunia tidak semanis mimpi. Ahay

Tertanda Sayang


Taufik Nurhidayah
Traktir Kopi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.