apa itu design thinking

Apa Itu Design Thinking ? Contoh Dengan Tahapan Pengertian

Taufiksi – Kebetulan banget nih pagi pagi saya mendapat sebuah pertanyaan yang sangat sulit, jadi saya cari deh apa itu design thinking.

Ehh search enginenya banyak banget dong wkwk. Tergiur deh untuk membuat artikel ini, saya menulis juga sambil sekalian belajar.

Jadi anggep aja ini seperti memori dari otak saya deh, semoga aja tembus ke page one google ya wkwk. Jadi gini ceritanya, menurut beberapa artikel yang telusuri saya dapat kesimpulan bahwa design thinking itu singkatnya adalah sebuah seni pemecahan masalah.

Udah gitu doang, ahh ngga asik wkwk. Mari coba buat yang agak panjang dikit ya wkwk.

Pengertian Design Thinking

Sepanjang berkeliaran di laman google saya menemukan beberapa dan di rangkum menjadi singkat saja mengenai apa itu design thinking ya.

Jadi design thinking adalah proses iteratif non linier yang di gunakan oleh tim untuk memahami users, menantang asumsi, mendefinisikan masalah dan menciptakan solusi inovatif untuk prototype dan pengujian.

Design thinking ini sangat berguna untuk memecahkan masalah yang kompleks dengan proses memahami kebutuhan manusia yang terlibat.

Dengan cara menciptakan sebuah ide dalam bentuk banyak dalam sesi brainstorming kemudian menciptakan pendekatan langsung di build ide prototype.

Baca Juga : Cara Menjadi Programmer Handal

Untuk melakukan design thinking juga diperlukan beberapa tahap, berikut ini adalah tahap untuk melakukan design thinking.

  • Empathize
  • Define
  • Ideate
  • Prototype
  • Test

Ya, begitulah tahap tahapnya, apa perlu di jelaskan satu satu ? masih banyak juga kekosongan artikel kali ini sih, hmm. yaudah asal masih mau nyimak mah saya mau aja wkwk.

Baca Juga : Asal Usul Es Dawet Banjar Negara

Tahapan Design Thinking

Dalam design thinking ada beberapa tahap yang disimpulkan oleh The Hasso Plattner Institute of Design at Stanford itu ada 5 tahap. Apa saja itu ? Simak dong.

Empathize atau Berempati

Di sini yang kamu perlukan adalah pemahaman yang mendalam tentang kehidupan user kamu. Kenapa harus berempati ?

Karena agar kamu mengetahu kebutuhan pengguna dan memahami masalah yang mereka hadapi dari sudut pandang user.

Biasanya rasa empati bisa kamu peroleh dari pengalaman user dan presepsi mereka terhadap suatu masalah. Yang perlu kamu hindari adalah asumsi masalah, kenapa ?

Kebanyakan orang membuat kesalahan dengan membuat asumsi masalah dan memulai dengan fase menentukan. Sebisa mungkin hindari poin masalah dari sudut pandang kamu sebagai yang punya produk.

Baca Juga :
Cara Menjadi Android Developer
Pengertian Coding ? Serta Website Tempat Belajar Coding
Pengertian Programmer ?

Ketika kamu mengembangkan produk atau mungkin kamu seorang designer harus tau design apa yang bisa membuat user kebingungan, menu navigasi seperti apa yang bisa membuat user kebingungan. dan lain lain deh

Berikut ini ada beberapa cara yang saya kasih dilakukan pada tahap empathize:

  • Konsultasi pada ahli di bidang yang sesuai dengan produk yang sedang dikembangkan untuk memperoleh insight dari mereka
  • Diskusilah dengan designer lainnya.
  • Lakukan Interviewsecara lebih profesional, ini berguna untuk mendapatkan pemahaman yan lebih baik dari user.

Define

Tahap yang kedua adalah define, yang artinya di sini adalah mendefinisikan masalah. Di dalam tahap define kamu akan mengumpulkan semua informasi yang sudah di peroleh dari tahap sebelumnya.

Lalu melakukan pengamatan guna mengetahui apa saja kebutuhan dari user. Namun yang perlu di ketahui bahwa ketika mendefinisikan sebuah masalah, kamu harus tetap fokus pada user apapun yang terjadi bukan pada tujuan bisnis kamu.

Baca Juga : Cara Menjadi Android Developer

Contohnya :

  • Pemikiran dengan fokus pada tujuan bisnis : Situs e comerce yang kamu kembangkan harus menghasilkan keuntungan yang tinggi.
  • Pemikiran dengan fokus pada user : Situs e comerce harus bisa memudahkan user berbelanja dimana dan kapanpun itu.

Ideate

Tahap ini adalah tahap untuk menghasilkan ide, jadi semua ide yang kamu buat akan di tampung untuk menyelesaikan masalah yang telah diterapkan pada tahap define.

Jadi setelah kamu memahami apa saja masalah yang user alami dan menganalisis semua informasi tersebut. Tahap ini juga perlu di lakukan untuk menghasilkan sebanyak mungkin sudut pandang serta ide ide baru.

Tulislah semua ide yang kamu buat.

Ide tersebut mungkin di buat dengan sangat mendasar yang seharusnya tidak mampu menghentikan kamu untuk menulisnya.

Prototype

Prototype adalah tempat kamu untuk mulai bereksperiment dengan semua ide yang sudah kamu tulis. Kamu juga bisa mengembangkan versi produk yang ekonomis.

Selain itu dala pembuatan prototype juga akan memberikan kamu berbagai keuntungan, apa aja ?

  • Pertama, memperoleh pandangan bagaimana user berinteraksi kepada produk kamu yang sedang di kembangkan.
  • Kedua, bisa mengidentifikasi ada masalah pada fungsi atau design produk atau tidak.
  • Ketiga, menjadi lebih mudah mengetahui design seperti apa yang berfungsi dengan baik.

Test

Dan kita sampai juga pada tahap yang terakhir, haduh udah cape juga ya.

Oke deh mari kita bahas apa itu test. Jadi selama proses pengujian ini kamu bisa melihat bagaimana target user berinteraksi dengan prototype yang sudah kamu kembangkan.

Tahap pengujian ini juga akan menghasilkan umpan balik yang berharga untuk performa dari produk kamu. Sering sekali pada proses ini digunakan untuk mendefinisikan kembali dari satu ataupun beberapa masalah yang dihadapi oleh pengguna.

Baca Juga : Ramalan Teknologi Yang Sudah Di Buktikan Sekarang

Jadi di fase pengujian adalah apa yang membuat solusi paling mendekati apa yang user harapkan. Pengujian ini perlu dilakukan untuk mendeteksi kesalahan dan masalah kegunaan dari awal.

Kamu juga perlu tau bahwa setiap tahap pengujian ini tidak selalu menjadi tahap terakhir dalam design thinking. Pada akhirnya tim kamu akan terus melakukan proses pengujian untuk menyelesaikan masalah yang di temukan.

Kemudian produk yang dikembangkan juga sesuai dengan apa yang di harapkan. Hindari juga untuk melakukan pengujian hanya pada satu user, cobalah melakukannya pada user target dan buatlah perubahan yang sesuai.

Contoh Design Thinking

Berikut ini adalah salah satu contoh kasus design thinking yang saya bisa dapatkan dari sebuah situs. Ini adalah sebuah cerita silahkan simak.

Helikopter dan Honeypots

Salah satu ide kreatif yang sangat terkenal. Contoh ini bisa membawa kita melalui beberapa perspektif seperti Pasific Power dan Lighting.

Mereka itulah yang bertanggung jawab untuk memberikan sumber tenaga ke daerah pegunungan Northwest Cascade di Amerika Serikat.

Daerah tersebut rawan terhadap badai salju dan kondisi es yang parah, kemudian mengakibatkan endapan es yang tebal di saluran transmisi arus listrik.

Dengan menggunakan cara tradisional juga bisa mengatasi masalah tersebut, perusahaan menetapkan sesi brainstorming dengan bantuan dari lembaga eksternal.

Rapat tersebut tidak membuahkan solusi dan para karyawanpun yang kecewa berkumpul untuk minum kopi di ruang instirahatnya. Di sela sela obrolan, ada teknisi mengingat pengalamannya dengan kabel yang beku.

“Kami benar benar perlu mendapat solusi buat masalah ini. Minggu lalu saya bertatap muka dengan salah satu beruang besar yang pernah saya liat. Kemudian mengejar saya lebih dari satu mill.”

Selesai rehat kopi para agensi bersikeras untuk membawa pria tersebut ke dalam pertemuan.

“Mari kita latih beruang itu menyingkirkan es di kutub” ucap seorang pemuda teknisi tersebut sambil tertawa.

Seorang lainnya balas menyindir “Tidak ada yang insentif, mengapa mereka melakukannya. Mari kita gantung honeypots dari tiang, beruang tersebut akan mengibaskan es saat mencoba meraihnya.”

Gelak tawa menghampiri ruangan tersebut.

Beberapa detik kemudian beberapa detik kemudian, seorang teknisi senior lainya berkata “Kami akan membuat orang di kantor pusat tersebut menggunakan helikopter mereka untuk memasang honeypots di tiang tiang tersebut.”

Tawa semakin pecah. Lalu saat tawa tersebut berhenti, sekertaris itu berkata ” Saya adalah seorang pembantu di Vietnam, mereka membawa orang yang terluka dari helikopter. Jika bisa menerbangkan salah satunya di ketinggian rendah, kita tidak membutuhkan honeypots lagi dong.”

Dan semua yang ada di dalam ruangan tersebut terdiam, ini lah solusi yang mereka cari.

Itu hanya perlu menjalankan beberapa test untuk melihat apakah cara tersebut dapat bekerja. Dan terjadilah dengan menggunakan helikopter untuk membersihkan jalur es.

Bedah Contoh Design Thinking

Kita bedah deh dari pada bingung, bedah menggunakan 5 tahap yang tadi di tuliskan di atas.

Untuk masalah yang di hadapi oleh contoh tersebut akan kita bedah.

Baca Juga : Rekomendasi Hero Fighter Mobile Legend

Empati : ini di mulai ketika hakim garis menarasikan ceritanya. Poin rasa sakit di rasakan oleh hakim garis di sini dan secara eksplisit mengutarakannya.

Define : ketika semua orang dengan sangat cepat mendefinisikan masalah yang sedang mereka hadapi lalu memutuskan untuk memiliki solusi di mana orang yang ada di lapangan tidak akan di butuhkan.

Ide : ini saat semua orang melemparkan ide yang ada di otak kepala mereka relevan atau tidak adalah curahan pendapat dalam bentuk paling benar.

Prototype : kemudian menemukan tugas yang layak dan menjalankan demo.

Test : Setelah berapa kali berjalan, menjadikannya sebagai prosedur operasi standar setiap kali mereka mengalami situasi dingin.

Penerapan Design Thinking ?

Karena design thinking salah satu hal yang sangat di perlukan saat ini, tapi banyak sekali orang yang menyalahgunakan design thinking ini.

Kamu bisa menerapkan design thinking ini saat masalahnya berfokus pada manusia dan kamu ingin memiliki solusi untuk sebuah misteri.

Lalu jangan gunakan design thinking untuk masalah yang masih menjadi teka teki belaka, karena kamu akan merasa lelah mencarinya.

Kenapa Kita Harus Menerapkan Design Thinking ?

Penting sih, karena kamu akan dengan mudah menyelesaikan masalah dengan sangat teratur dan tepat sasaran. Ini akan membuat pemikiran yang terbuka.

Ya seperti namanya aja design thinking kan. Jadi bisa mendesign pikiranmu untuk lebih keren dan sistematis.

Penutup

Dah ahh, cape gan, semoga bermanfaat dan semoga nangkring di page one google dah. Sekian sampai ketemu di artikel berikutnya.




Suka dengan artikelnya ? Kamu bisa memberikan dukungan dengan mentraktir kopi atau bagikan artikel ini di sosial media. Supaya admin tidak ngantuk dalam proses pembuatan artikel dan semakin semangat.

Tertanda Sayang


Taufik Nurhidayah
Kopi

1 Comment

  1. Thanks mas bro, langsung wort it padahal tadi sempet bingung. Nice tips

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.